Powered by Blogger.
Showing posts with label touring. Show all posts
Showing posts with label touring. Show all posts

Topeak Midloader

Perjalanan off-road selalu memberikan pengalaman baru bagi setiap cyclist. Untuk siap menghadapi berbagai kondisi off-road, cyclist harus mempersiapkan berbagai barang kebutuhan. Ada berbagai cara yang dapat digunakan untuk membawa barang kebutuhan tersebut. Ransel maupun tas yang dipasang pada sadel adalah beberapa cara membawa barang kebutuhan saat bersepeda. Penggunaan top tube bag yang terpasang pada frame merupakan cara membawa yang praktis sekaligus membuat barang mudah dijangkau oleh cylist sambil tetap mengayuh pedal.

Topeak Midloader adalah top tube bag/frame bag yang dipasang menggunakan strap top tube dan strap seat tube. Cyclist dapat memilih menggunakan Midloader berukuran 3 liter maupun yang 4,5 liter sesuai dengan kebutuhan. Dengan satu ruang besar tanpa sekat, cyclist dapat memasukan barang dengan leluasa. Midloader dari Topeak ini juga tahan air dan dilengkapi dengan risleting yang terlindung sehingga barang-barang Anda dapat tetap kering di dalam kondisi cuaca hujan maupun berkabut. Tidak hanya itu, riselting juga berada pada kedua sisi Midloader sehingga barang-barang yang disimpan dapat diakses dari dua sisi.


Sebagai frame bag yang ringan, Midloader dari Topeak memiliki kekuatan yang mampu menahan beban berat dalam waktu yang lama dan dalam kondisi medan yang berbatu sekalipun. Lengkapi koleksi frame bag sepeda Anda dengan Midloader dari Topeak sekarang juga.

Topeak Midloader dapat Anda temukan di outlet Rodalink terdekat di kota Anda serta di dealer-dealer berikut : Kayu Mas (Denpasar), Gun Bike (Tulungagung), My Bike (Bitung), Adi Mitra (Jogja), Graha Sepeda (Surabaya).

Siapkan diri goweser sebelum touring

Siapkan diri goweser sebelum touring

Apabila goweser sering melakukan touring atau akan mencoba touring? yuk persiapkan diri goweser sebelum memulai touring. 

1. Air Minum

Minum adalah segalanya. Air minum harus selalu dibawa kapanpun bila kita sedang bersepeda apalagi bersepeda jarak jauh. Kita harus minum paling sedikit 150ml (2-3 teguk) tiap 15-20 menit meskipun tidak haus. Bila kita tiduk minum air, kita akan mengalami dehidrasi


2. Makanan yang mengandung energi

Karbohidrat merupakan sumber energi utama saat kita bersepeda, ditubuh kita tersimpan dalam bentuk glikogen. Cadangan glikogen akan habis dalam 2 jam bersepeda. Untuk memastikan ketersediaan energi, kita harus makan sebelum berangkat. Mengurangi makanan yang mengandung coklat. Hindari makanan/minuman yang terlalu manis karena mengandung gula yang tinggi (karbohidrat sederhana).

3. Melatih ritme bersepeda

Ritme gowes yang tepat sangat menentukan ketahanan kita selama touring bersepeda, apalagi bersepeda jarak jauh. Cobalah menggunakan ritme bersepeda gear (untuk menemukan ritme kayuhan yang optimal). Kita harus merasakan kayuhan tersebut agar kita tidak merasa berat, ngos-ngosan dan cepat capai. Setelah merasakan kayuhan tersebut, kita harus selalu mempertahankan ritme tersebut. Saat melewati tanjakan, pindah gear ke yang lebih ringan dan jangan turunkan ritme kayuhan. Ritme yang konstan akan membuat ketahanan tubuh lebih baik dan terhindar dari menyerah ditengah perjalanan

4. Latihan singkat sebelum hari-H

Berlatih beberapa kali menjelang hari-H dapat mempersiapkan fisik dan mental supaya tidak kaget menempuh perjalanan jauh. Usahakan berlatih di pagi hari selama kurang lebih 30 menit. Melakukan pemanasan selama 10-15 menit dengan kayuhan yang kencang dan dengan menggunakangear yang paling ringan. Dengan kita melakukan latihan, kita menstimulasi kemampuan endurance kita.

Dapatkan Artikel Terbaru Dari Gemar Sepeda

Enter your email address: